BANGUNAN PERKEBUNAN TEH ZAMAN BELANDA DI JAWA BARAT: KAJIAN ARKEOLOGI PUBLIK

lia nuralia

Abstract


Tulisan ini bertujuan mempublikasikan bangunan industri perkebunan peninggalan zaman Belanda, yang diduga sebagai bangunan dan situs cagar budaya. Metode penelitian desk research terhadap laporan hasil penelitian arkeologi, buku, artikel jurnal, dan lain sebagainya. Kemudian dilakukan pembaruan gambar dan peta yang terkait dengan contoh bangunan yang dikemukakan. Pada saat penelitian dilakukan di tahun 2009, 2019, dan 2011, digunakan metode penelitian arkeologi dengan teknis pengumpulan data studi pustaka, survey permukaan, dan wawancara. Pembahasan dilakukan terhadap bangunan dan lingkungan perkebunan (kawasan emplasemen, situs, struktur) yang diduga sebagai Cagar Budaya industri perkebunan zaman Belanda. Hasil yang diperoleh adalah terdapat empat cara arkeologi publik warisan industri perkebunan zaman Belanda, yaitu (1) museum alam dan laboratorium alam, (2) agrowisata dan destinasi wisata, (3) penerbitan, dan (4) sosialisasi hasil penelitian.

Kata Kunci: Bangunan industri perkebunan, arkeologi public


Abstract

This paper aims to publicize the plantation industry building of the Dutch era, which is suspected as a building and cultural heritage site. Research method is desk research to report of archeology research, book, journal article, and so forth. Image updates and maps related to the example of the proposed building are then updated. At the time of the research conducted in 2009, 2019, and 2011, used the method of archaeological research with technical data collection literature study, surface survey, and interviews. The analysis was conducted on the plantation environment and building (emplacement area, site, structure) which is suspected as the Cultural Heritage of plantation industry at the Dutch era.  The results obtained are four public archaeological method to the cultural heritage of plantation industry, namely (1) natural museums and natural laboratories, (2) agro-tourism and tourism destinations, (3) publications, and (4) socialization of research results

Key words: Plantation industry building, public archeology

Keywords


Arkeologi

Full Text:

PDF

References


Achmadi, Syarif. 2014. Pemeringkatan Cagar Budaya Tidak Bergerak. Dalam Jurnal Borobudur, Vol. 8 No. 1, Juni 2014. Halaman 72-81.

Atmodjo, Junus Satrio. 2011. Perlindungan Warisan Budaya Daerah Menurut Undang-undang Cagar Budaya. Makalah dalam Pertemuan Ilmiah Arkeologi (PIA) Ikatan Ahli-Ahli Arkeologi Pusat.

BCB nomor 11 tahun 2010, pasal 5 dan pasal 7. Undang-Undang Cagar Budaya No. 11 Tahun 2010.

Elisa. Dasar-Dasar Arkeologi Publik 1. Pdf.

Elisa.Ugm.Ac.Id/User/Archive/.../7aaf5ff0d5fa72404dc5357e04d2e2. Diakses tanggal 12 Maret 2018.

Febrina L Barus. Tinjauan Tentang Museum. e-journal.uajy.ac.id/2227/3/2TA12623.pdf. di akses Maret 2018.

Handoko, Wuri. 2008. Arkeologi Komunitas: Pengelolaan Informasi dan Pengembangan Penelitian Arkeologi di Indonesia. Dalam Jurnal Kapata Arkeologi Vol. 4 No. 7/ November 2008. Halaman 23-36.

Joukowsky, Martha. 1980. A Complete Manual of Field Archaeology. Tools and Techniques of Filed Work Archaeologist. New Jersey: Prenfice-Hale. Inc.

Mulyadi, Yadi. 2012. Wacana Arkeologi Dalam Ranah Pubik: Studi Kasus Pemberitaan Arkeologi di Media Cetak Lokal Makasar, dalam Jurnal Arkeologi 2011, 21 Februari 2012, diakses 20 Maret 2018).

Nuralia, Lia. 2016. Situs Perkebunan Karet Cisaga Di Kabupaten Ciamis 1908–1972: Kajian Arkeologi Industri Tentang Kode Budaya Kolonial. Tesis. Depok: Program Studi Arkeologi, Fakultas Ilmu Pengetahuan Budaya, Universitas Indonesia.

Nuralia, Lia. 2015. Permukiman Emplasemen Perkebunan Batulawang di Afdeling Lemahneundeut di Ciamis, Jawa Barat. Dalam Jurnal Purbawidya Vol. 5 No. 1, Juni 2015. Halaman 29-48.

Nuralia, Lia dkk. 2013. Bangunan Kolonial Perkebunan Gunung Mas Dan Sekitarnya di Kabupaten Bogor, Provinsi Jawa Barat. Laporan Penelitian Arkeologi. Balai Arkeologi Bandung. Tidak Diterbitkan.

Nuralia, Lia. 2008. Pabrik Teh dan Sisa Bangunan Bekas Rumah Dinas Sinder Kepala di Perkebunan Cisaruni: Deskripsi dan Analisisnya Sebagai Bangunan Kolonial. Dalam Kresno Yulianto (Editor), Dinamika Permukiman Dalam Budaya Indonesia. Bandung: Ikatan Ahli Arkeologi Indonesia dan Departemen Kebudayaan dan Pariwisata. Halaman 126-145.

Nurani, Indah Asikin. 2008. Pengelolaan Informasi sebagai Media Komunikasi Dalam Arkeologi Publik: Suatu Kerangka Kerja. Makalah dalam Pertemuan Ilmiah Arkeologi (PIA) Ikatan Ahli-Ahli Arkeologi Pusat.

Purnawibawa, Stanov dan Lucas Pertanda Koestoro. 2016. Analisis Stakeholders Dalam Pengelolaan Sumber Daya Arkeologi di Kota Cina, Medan. Jurnal Amerta Vol. 34 No. 1 Juni 2016: 65-80.

Susantio, Djulianto dan Mindra Faizal Iskandiar. 1985. Arkeologi Publik: Suatu Pengantar. Disampaikan pada Kemah Kerja dan Studi Arkeologi, HIMA UGM, 1985.

Tanudirjo, Daur Aris. 1993/1994. Retropeksi Penelitian Arkeologi di Indonesia. Makalah Arkeologi dalam PIA V. Jakarta: Pusat Penelitian Arkeologi Nasional. Halaman 67-96.

Tim Peneliti. 2011. Puncak-Puncak Peradaban Awal Masehi-Kolonial di Kawasan Pesisir Utara Jawa Barat di Kabupaten Serang-Banten. Laporan Penelitian Arkeologi. Balai Arkeologi Bandung. Tidak Diterbitkan.

Tim Peneliti. 2010. Puncak-Puncak Peradaban Awal Masehi-Kolonial di Kawasan Pesisir Utara Jawa Barat di Kabupaten Subang. Laporan Penelitian Arkeologi. Balai Arkeologi Bandung. Tidak Diterbitkan.

Tim Peneliti. 2009. Puncak-Puncak Peradaban Awal Masehi-Kolonial di Kawasan Pesisir Utara Jawa Barat di Kabupaten Purwakarta, Bekai, Karawang. Laporan Penelitian Arkeologi. Balai Arkeologi Bandung. Tidak Diterbitkan.

Tim Peneliti. 2008 Bangunan Kolonial Perkebunan di Kabupaten Garut. Laporan Penelitian Arkeologi. Bandung: Balai Arkeologi Bandung, tidak diterbitkan.

Wibowo, Agung Budi. 2014. Strategi Pelestarian Benda Cagar Budaya/Situs Berbasis Masyarakat (Kasus Pelestarian Benda/Situs Cagar Budaya Gampong Pande Kecamatan Kutaraja Banda Aceh, Provinsi Aceh). Dalam Jurnal Borobudur Vol. 8 No. 1, Juni 2014. Halaman 58-71.

Davis, Hester A. 2008. The Story of an Archaeological Expedition in Northern Arizona, 1935-1939. Peabody Museum Press, Peabody Museum Monographs

Widodo, Suko. 2012. Mengkomunikasikan makna arkeologi bagi public dalam konteks kekinian. Makalah dalam Pertemuan Ilmiah Arkeologi (PIA) Ikatan Ahli-Ahli Arkeologi Pusat.




DOI: http://dx.doi.org/10.24832/kpt.v27i1.439
Article Metrics

Abstract views: 78 | PDF views: 73 | Total views: 151




Copyright (c) 2018 KALPATARU

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.

KALPATARU INDEXED BY:

 

 


Copyright of KALPATARU (e-ISSN 2550-0449 p-ISSN 0126-3099). Powered by OJS. ©Designed by Mujab.

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.