KAMPANYE KESADARAN MASYARAKAT MENGENAI PELESTARIAN CAGAR BUDAYA BERDASARKAN UNDANGUNDANG NOMOR 11 TAHUN 2010

Yosua Adrian Pasaribu

Abstract


Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2010 tentang Cagar Budaya menitikberatkan pelestarian cagar budaya secara otonomi oleh pemerintah kabupaten/kota. Undang-Undang ini juga mengamanatkan masyarakat untuk mendaftarkan koleksi dan properti pribadi yang berpotensi ditetapkan sebagai cagar budaya kepada pemerintah kabupaten/kota. Sejak tahun 2013, Pemerintah telah mensosialisasikan 69% pemerintah daerah di Indonesia dan memfasilitasi peralatan pendaftaran cagar budaya kepada 68% pemerintah daerah. Pada akhir tahun 2017, telah terdapat 12% pemerintah daerah yang memiliki Tim Ahli Cagar Budaya bersertifikat dan 2% pemerintah daerah yang telah menetapkan cagar budaya. Hingga saat ini, belum ada pemerintah kabupaten/kota yang menyelenggarakan pendaftaran cagar budaya bagi masyarakat. Artikel ini mengusulkan agar pemerintah menyelenggarakan Kampanye Pelestarian Cagar Budaya dengan menggunakan konsep kampanye kesadaran masyarakat.


Keywords


Cultural Conservation, Public Awareness Campaign, Government, Local Government

Full Text:

PDF

References


Daftar Pustaka

Azjen, I and M. Fishbein. 1980. “The theory of planned behaviour”. Organizational Behaviour and Human Decision Processes 50 (2): 179-211.

Bloomfield, Cindy et al. 2015. Public Awareness Campaigns. Minnesota: University of Minnesota.

Coffman, J. 2002. Public communication campaign evaluation: An enviromental scan of challenges, criticisms, practice, and opportunities. Cambridge: Harvard Family Research Project.

Madden, T. J, P.S. Ellen, and I. Azjen. 1992. “A comparison of the theory of planned behavior and the theory of reasoned action”. Personality and Social Psychology Bulletin, 18 (1): 3-9. doi: 10.5455/jbh.201207292181001.

Sayers, Richard. 2006. Principles of Awareness-Raising. Bangkok: UNESCO Bangkok.

Sheppard, B.H., J. Hartwick J, and P.R. Warshaw. “The theory of reasoned action: A meta-analysis of past research with recommendations and future research”. Journal of Consumer Research 16 (1): 11-18. doi: 10.1016/0145-2134(92)90004-B.

Tim Penyusun. 2012. Laporan Sosialisasi Pendaftaran Cagar Budaya Bawah Air dan Masa Kolonial. Jakarta: Direktorat Jenderal Sejarah dan Purbakala, Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (tidak diterbitkan).

Tim Penyusun. 2013. Laporan Pembinaan Registrasi Cagar Budaya. Jakarta: Direktorat Pelestarian Cagar Budaya dan Permuseuman, Direktorat Jenderal Kebudayaan, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (tidak diterbitkan).

Tim Penyusun. 2014. Laporan Workshop Pendaftaran Cagar Budaya. Jakarta: Direktorat Pelestarian Cagar Budaya dan Permuseuman, Direktorat Jenderal Kebudayaan, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (tidak diterbitkan).

Weiss, J.A., and M. Tschirhart. 1994. “Public information campaigns as policy instruments”. Journal of Policy Analysis and Management, 13 (1), 82-119.

Sumber online

Bouder. 2013. “Critical Components for Public Awareness Campaigns. Advocacy Unleashed. diambil dari https://advocacyunleashed.kontribune.com/articles/1371.

Primadhyta, Safyra. 2017. “CORE: Hasil Tax Amnesty Jauh dari Ekspektasi”. Accesed 9 February 2018. https://www.cnnindonesia.com/ekonomi/20170403103842-78-204494/core-hasil-tax-amnesty-jauh-dari-ekspektasi.




DOI: http://dx.doi.org/10.24832/kpt.v27i1.332
Article Metrics

Abstract views: 70 | PDF views: 57 | Total views: 127




Copyright (c) 2018 KALPATARU

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.

KALPATARU INDEXED BY:

 

 


Copyright of KALPATARU (e-ISSN 2550-0449 p-ISSN 0126-3099). Powered by OJS. ©Designed by Mujab.

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.