Kebijakan penguasa dalam pelestarian Bangunan keagamaan pada masa pemerintahan rakai watukura dyaḥ Balitung (898-910 m.)

Yogi Pradana

Abstract


Abstract, POLICY OF THE AUTHORITIES IN THE PRESERVATION OF RELIGIOUS BUILDINGS DURING THE REIGN OF RAKAI WATUKURA DYAḤ BALITUNG (898-910 AD). This article discusses the policy of the authorities during the reign of King Balitung of Ancient Mataram Kingdom or Mḍang in 898-910 AD. The policy that discusses in this studywasshapes of preservation of religious buildings fromlate 9th century until early 10th century Old Javanese inscriptions. The aim of this case was to provide information on the shape of preservation of religious buildings in the past. The method used in this study was inductive reasoning with descriptive-analytic approach. This method was applied to the inscriptions of the time of King Balitung that containing sīma determination with regard to religious buildings to generate shapes of conservation policy of religious buildings. This study led to the conclusion that the authorities in the form of policies to preserve religious buildings at the time of King Balitung among others the construction, maintenance and gifts for religious buildings.

Keywords: preservation, balitung, religious buildings, shapes


Keywords


pelestarian, balitung, bangunan keagamaan, bentuk

Full Text:

PDF

References


Daftar Pustaka

Ashari, Chaidir. 2010. “Inskripsi-Inskripsi Pada Relief Karmawibhangga Candi Borobudur: Kajian Epigrafi.” Skripsi Universitas Indonesia.Tidak diterbitkan.

Bakker, J. W. M. 1972. Ilmu Prasasti Indonesia. Yogyakarta: Jurusan Sejarah Budaya IKIP Universitas Sanata Dharma.

Boechari. 1977. Epigrafi dan Sejarah Indonesia. Melacak Sejarah Kuno Indonesia Lewat Prasasti, kumpulan tulisan Boechari (2012). Jakarta: Kepustakaan Populer Gramedia.

_______. 1975. Jayapattra: Sekelumit tentang Pelaksanaan Hukum dalam Masyarakat Jawa Kuno. Melacak Sejarah Kuno Indonesia Lewat Prasasti, kumpulan tulisan Boechari (2012). Jakarta: Kepustakaan Populer Gramedia.

_______. 1980. Candi dan Lingkungannya. Dalam PIA Cibulan 319-341. Jakarta: Pusat Penelitian Arkeologi Nasional.

_______ dan A. S. Wibowo. 1985/1986.Prasasti Koleksi Museum Nasional I. Jakarta: Puslit Arkenas.

Brandes, J. L. A. 1913. “Oud-Javaansche Oorkonden”. Nagelaten Transcripties van Wijlen Dr. J. L. A. Brandes Uitgegeven door Dr. N. J. Krom. VBG LX. Batavia: Albrecht & Co. M. Nijhoff.

Casparis, J. G. de. 1956. Selected Incriptions From The 7th to The 9th Century A. D. II. Bandung: Masa Baru.

_______. 1985. “Sedikit Tentang Golongan-Golongan didalam Masyarakat Jawa Kuno”. AMERTA Berkala Arkeologi No. 2: 54-59.

Christie, Jan Wisseman. 1999. Register of The Inscriptions of Java 732-1060 A. D. I-II (The Inscriptions of Mataram)-Working Draft 9 July 1999.

Darmosoetopo, Riboet. 2003. Sima dan Bangunan Keagamaan di Jawa Abad IX-X TU. Yogyakarta: Prana Pena.

Dwiyanto, Djoko. 1993. “Metode Penelitian Epigrafi dalam Arkeologi”. ARTEFAK No. 13. Agustus 1993: 7-9.

Haryono, Timbul. 1980. “Gambaran Tentang Upacara Penetapan Sīma”. Majalah Arkeologi III (1-2) September-November. Jakarta: Universitas Indonesia.

Jones, Antoinette M. B. 1984. Early Tenth Century Java From The Inscriptions, A Study of Economic, Social and Administrative Conditions in The First Quarter of The Century. Dordrecht: Foris Publication.

Kusen. 1988. “Prasasti Wanua Tengah III, 830 Saka: Studi Tentang Latar Belakang Perubahan Status Sawah di Wanua Tengah Sejak Rake Panangkaran Sampai Rake Watukura Dyah Balitung”. Kegiatan Ilmiah Arkeologi IAAI Komisariat Yogyakarta-Jawa Tengah.

Kusumuhartono, Bugie. 1994. “Data Baru Dari Distribusi Artefak Prasasti”. Berkala Arkeologi tahun XIV-Edisi Khusus: 17-21.

Mauss, Marcel. 1992. Pemberian, Bentuk dan Fungsi Pertukaran di Masyarakat Kuno. Terj Parsudi Suparlan. Jakarta: Yayasan Obor Indonesia.

Munandar, Agus Aris. 2003. “Candi dan Kaum Agamawan (Tinjauan Terhadap Jenis Candi Masa Majapahit abad 14-15 M)”. Aksamala, Bunga Rampai Karya Penelitian Dr. Agus A. Munandar: 111-137.

Nastiti, Titi Surti, dkk.1982. Tiga Prasasti dari masa Balitung. Jakarta: Puslit Arkenas.

Purnamasari, Dewi. 2012. “Sambandha Dalam Prasasti-prasasti Masa Balitung (820-832 Çaka)”. SkripsiUI.Tidak diterbitkan.

Sarkar, Himanshu Bhusan. 1972. Corpus of The Inscriptions od Java (Corpus Inscriptionium Javanicarium up to 928 A. D.). Calcutta: Firma K. L. Mukhopadhyay.

Setianingsih, Rita Margaretha. 1991. “Sekilas Tentang Petugas Bangunan Suci di Dalam Masyarakat Jawa Kuna”. Diskusi Ilmiah Epigrafi 9-10 November. Yogyakarta: IAAI Komisariat Yogyakarta-Jawa Tengah.

Sharer, Robert J. & Wendy Ashmore. 2003. Archaeology Discovering Our Past. Third edition. McGraw¬-Hill Companies, Inc.

Soekmono. 1974. “Candi, Fungsi dan Pengertiannya”. Disertasi Universitas Indonesia.Tidak diterbitkan.

Sttuterheim, W. F. 1940. “Oorkonde Van Balitung Uit 905 A.D. (Randoesari I)”.Inscripties Van Nederlandsch-indie. Batavia: Kon. Drukkerij De Unie.

_________, 1927.“Een Belangrijke oorkonde uit de Kedoe.”TBG 67: 172-215.

Stuart, A. B. Cohen. 1975. Kawi Oorkonden in Facsimile, Met Inleiding en Transscriptie. Leiden: Gedrukt bij E. J. Brill.

Suhadi, Machi dan M. M. Soekarto Kartoatmojo. 1986. “Laporan Penelitian Epigrafi Jawa Tengah”. BPA no. 37. Proyek Penelitian Purbakala Jakarta Departemen Pendidikan dan Kebudayaan

Tedjowasono, Ninie Susanti. 1981. “Struktur Birokasi Jaman Balitung: Data Prasasti”. Skripsi UI. Tidak diterbitkan.

van Naeersen, T. H. 1937. “Twee Koperen Oorkonden van Balitung in Het Koloniaal Instituut te Amsterdam”.BKI 95: 441-461.

Widjaja, Metta. 1999. “Penggambaran Kaum Agamawan Pada Relief Karmawibhangga Candi Borobudur.” Skripsi UI. Tidak diterbitkan.

Wuryantoro, Edhie. 2012. Prasasti Berbahasa Jawa Kuno Abad VIII – X Masehi Koleksi Museum Nasional Jakarta (Alih aksara dan Terjemahan). Jakarta: Museum Nasional Indonesia.

_______ dan Hasan Djafar. 1996. “Prasasti Wanua Tengah 3 dan Masalah Dinasti Sanjaya-Sailendra”. Laporan Penelitian FS-UI.Tidak diterbitkan.

Zoetmulder, P. J. & S. O. Robson. 2011. Kamus Jawa Kuna-Indonesia. Terj.Darusuprapta & Sumarti Suprayitna. Jakarta: PT Gramedia Pustaka Utama.




DOI: http://dx.doi.org/10.24832/amt.v35i1.235



Copyright (c) 2017 AMERTA

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.

AMERTA INDEXED BY:

 



 


Copyright of AMERTA (e-ISSN 2549-8908 p-ISSN 0215-1324). Powered by OJS. ©Designed by Mujab.

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.